Showing posts with label Urantia Book. Show all posts
Showing posts with label Urantia Book. Show all posts

Saturday, January 5, 2019

Urantia

Urantia adalah nama planet bumi kita dalam katalog atau daftar planet-planet alam semesta.

Urantia bukan satu-satunya planet yang ditanami kehidupan. Ada triliunan planet di luar sana. Di galaksi Bimasakti saja ada 400-700 milyar bintang. Galaksi Andromeda satu triliun. Whirlpool galaxy 100 milyar. Baru 3 galaksi. Ada berapa galaksi yang ada di sana? Kata para astronom 100 miliar galaksi. Tapi masalahnya karena jarak antar bintang yang sangat jauh, tahun cahaya untuk mencapai satu bintang ke yang lain, maka tidak gampang kita mengetahui kehidupan di luar sana. Belum lagi Urantia mengalami karantina, diisolir akibat penguasa planet kita memberontak melawan alam semesta. Kemajuan ilmu juga belum terlalu tinggi, baru belakangan ini terjadi kemajuan dalam astronomi. Maka kita merasa sendirian di alam semesta.

Paper 15 menjelaskan posisi planet kita di alam semesta:
Urantia adalah nomor 606 dari 619 dunia dihuni di sistem perbintangan lokal Satania (ini nama gugus bintang, bukan nama Satan, oknum pemberontak itu). Satania adalah nomor 24 dalam konstelasi Norlatiadek, konstelasi nomor tujuh puluh dalam alam semesta Nebadon. Ada 100 konstelasi di alam semesta lokal Nebadon. Nebadon adalah nomor 84 dari 100 di minor sector Ensa. Nomor tiga dari 100 di sektor mayor Splandon. Splandon sendiri nomor 5 di alam semesta super Orvonton. Nomor register Urantia adalah 5,342,482,337,666 di Uversa dan Firdaus. Kita planet hunian yang ke 5 triliun lebih.

Asal usul dan sejarah terbentuknya planet kita ini ada di Paper 57. Planet kita adalah hasil dari nebula Andronover yang dimulai sekitar 875,000,000,000 tahun yang lalu. Nebula Andronover ini adalah cikal bakal alam semesta Nebadon. Matahari kita terbentuk lebih dari 6 miliar tahun lalu. Sekitar 4,5 miliar tahun lalu lewatlah sistem badan gelap raksasa Angona dekat matahari kita, menarik sebagian materi dan menciptakan planet-planet tata surya kita sekarang. 3 miliar tahun lalu tata surya kita terbentuk, dinamai Monmatia. 1 miliar tahun lalu planet kita dimasukkan katalog alam semesta, dinamai Urantia. 

Penanaman makhluk hidup dan evolusinya sampai manusia pertama di Paper 58 sampai 62. Bumi kita ditutupi sebagian besar oleh lautan dengan satu benua. Terbentuk keretakan panjang atau pemisahan benua yang pertama. 550 juta tahun lalu mulailah bumi kita ditanami makhluk hidup tumbuhan yang pertama di celah yang terbentuk karena keretakan benua itu. Hewan laut mulai 450 juta tahun lalu. Hewan darat reptilia mulai sekitar 150 juta tahun lalu, hingga dinosaurus menguasai bumi tapi akhirnya menurun. 90 juta tahun lalu tumbuhan berbunga mulai muncul. Burung mulai ada 55 juta tahun lalu. Mamalia mulai ada 50 juta tahun lalu dan menguasai bumi.

Sepanjang waktu itu, benua-benua terus bergeser, ada yang muncul dan ada terbenam dari permukaan laut. Iklim di benua-benua itu terus berubah.  Zaman es dimulai 5 juta tahun silam dalam beberapa periode dan berakhir 35 ribu tahun lalu. Lapisan es berkali-kali bergerak maju dan mundur dari kutub menutupi bumi. Banyak tampilan bumi yang berubah dan banyak jenis hewan yang musnah.

Mamalia jenis lemur dmulai 1 juta tahun lalu, dilanjutkan sejenis monyet dan kemudian Primata. Dari kelompok primata inilah di sekitar India utara lahir sepasang manusia pertama, Andon dan Fonta, sekitar 993.500 tahun lalu. Paper 62 menceritakan orang tuanya, perjuangan masa kecilnya dan akhirnya pasangan ini lari dari keluarganya ke arah barat laut, membentuk keluarga baru.  Manusia pertama ini beda dari simpanse atau gorila, yang hidup di atas pohon. Manusia pertama ini memanjat pohon seperti kita sekarang.  Bagaimana mereka menemukan api, senjata kapak batu, dan tinggal di gua, diceritakan dalam Paper 63. Sampai hari ini ternyata masih banyak manusia hidup seperti mereka. Andon dan Fonta punya 19 anak dan mereka mulai berkembang biak, sampai akhirnya perang antar klan terjadi dan mereka tersebar. Mereka merambah kemana-mana sampai Eropa. Anak cucu Andon dan Fonta ini disebut bangsa Andonik.  

Setelah itu perkembangan ras warna, peradaban, pemerintahan dan negara, di Paper 64 sampai 71.  Pemberontakan planet bumi di Paper 67. Kedatangan dan kejatuhan Adam dan Hawa di Paper 73-76. Asal usul Makhluk Tengah di Paper 77. Anak cucu Adam dan Hawa ras ungu dan bangsa Andit tersebar kemana-mana diceritakan di Paper 78-80. Kemudian perkembangan peradaban modern, perkawinan sampai Paper 84. Paper 85 sampai 98 membahas asal usul dan perkembangan agama, dan agama modern setelah kedatangan Melkizedek (Paper 93) yang menghasilkan berbagai agama yang kita kenal masih bertahan sampai hari ini.
Demikianlah sejarah planet kita Urantia.





Paper 49 menjelaskan bahwa planet-planet itu dibeda-bedakan berdasarkan ciri-ciri fisiknya, antara lain:
49:2.2 (561.1) 1. Atmospheric types. 49:2.3 (561.2) 2. Elemental types.
49:2.4 (561.3) 3. Gravity types.
49:2.5 (561.4) 4. Temperature types.
49:2.6 (561.5) 5. Electric types.
49:2.7 (561.6) 6. Energizing types.
49:2.8 (561.7) 7. Unnamed types.

Tipe atmosfer berbeda-beda, dan Urantia termasuk tipe tengah. Tapi ada yang makhluk penapas super dan ada planet yang udaranya tipis, bahkan tanpa udara, dihuni makhluk jenis bukan penapas. Katanya satu ras makhluk seperti itu ada sangat dekat planet Bumi. Di mana? Bulan? Mars? Ini misteri yang akan terjawab nanti. Secara umum Bumi termasuk dalam planet yang normal, tengah dan persentasenya terbanyak. Unsur-unsurnya didominasi lautan, gravitasi sedang, suhunya sedang, jenis listrik dan energi, rata-rata karena adanya lautan dan fotosintesis. Di planet yang kondisinya lain makhluknya memperoleh energi dengan cara-cara lain juga. 


Jenis manusia di planet-planet juga berbeda-beda,

1. Adjustment to planetary environment.
2. Brain-type series.
3. Spirit-reception series.
4. Planetary-mortal epochs.
5. Creature-kinship serials.
6. Adjuster-fusion series.
7. Techniques of terrestrial escape.

Manusia di bumi juga tergolong yang tengah. Otak manusia dominan terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan, tapi ada di planet lain yang tiga, yang ketiga otak bawah lebih berkembang. Ada yang hanya satu. Ada planet yang penerimaan rohnya dan agamanya masih primitif, ada yang sudah maju. Ada pembagian zaman-zaman di tiap planet sebagai tahapan evolusinya. Serial tipe manusianya juga beda-beda (bayangan saya, mungkin saja ada yang lebih dekat tipe makhluk laut, makhluk darat, atau darat-udara, bisa terbang). Peleburan atau fusi dengan Pelaras juga beda-beda, ada planet dimana semua manusianya bisa didiami dan melebur dengan Pelaras, tapi ada juga yang masih primitif, sehingga Pelaras hanya memperoleh pengalaman di planet itu, tidak melebur dengan manusia yang dia diami.

Apapun jenis planet-planet itu, kita semua berada dalam satu keluarga besar alam semesta, dan triliunan planet itu diperhatikan masing-masing seakan-akan satu-satunya di alam semesta. Untuk itu sudah ada birokrasi pemerintahan alam semesta yang sangat besar. Tidak terhitung malaikat administrator dan penatalayan mengurusi planet-planet itu, bahkan sampai satu-persatu manusia penduduknya.


P183:1, 15:14.9 Your planet is a member of an enormous cosmos; you belong to a well-nigh infinite family of worlds, but your sphere is just as precisely administered and just as lovingly fostered as if it were the only inhabited world in all existence.

Dari tahapan zaman-zaman yang sudah dilalui planet Urantia ini,  Kita sudah melalui zaman Pangeran Planet, zaman Adam dan Hawa, dan sekarang ada dalam zaman berikutnya, yang dimulai dari kedatangan Putra Pencipta di planet kita dalam wujud Yesus Nazaret. Sebetulnya ada lagi zaman Penghakiman dimana yang datang adalah sosok Putra Magister yang berfungsi sebagai hakim. Paper 52 menceritakan urutan zaman-zaman yang terjadi di sebuah planet. Tapi pemberontakan planet, kegagalan Adam Hawa dan kedatangan Putra Pencipta mengubah urutan yang wajar itu.

Urutan zaman planet yang umum adalah sebagai berikut: 
1. Manusia primitif, pra Pangeran Planet.
2. Pangeran Planet.
3. Adam dan Hawa.
4. Putra Magisterial atau Hakim.
5. Putra Anugerah Firdaus.
6. Putra Guru.
7. Era of Light and Life, Terang dan Hidup.

Nampaknya kita masih melewati era Putra Anugerah Firdaus, Putra Pencipta sendiri yang datang 2000 tahun lalu.  Yang belum dan akan datang (mungkin menurut saya) adalah penghakiman akhir zaman, dimana Putra Pencipta atau Yesus sendiri akan datang menghakimi planet ini. Kemudian Guru-guru dari Firdaus yang mengajarkan kebenaran di planet ini.    

Tapi sekarang ini, dari beberapa website, diberitakan kita sedang dalam era pembenahan, agar disiapkan langsung masuk era Terang dan Hidup. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti.  


 

Thursday, January 23, 2014

Akhir Januari 2013, Status Penerjemahan

Buku Urantia sedang diterjemahkan. Kira-kira sudah mencapai 70% first draft, namun setelah itu harus dilakukan revisi dua aau tiga kali sampai kira-kira terbaik untuk diterbitkan. Diperkirakan 2015 selesai.

Penerjemahan dilakukan oleh satu tim yang terdiri dari 4 orang, terdiri dari 1 penerjemah utama, dibantu 1 editor dan 2 reviewer.

Bisa kami katakan bahwa karena konsep yang disampaikan dalam buku ini, lebih tinggi bahkan ada yang sangat tinggi sehingga sulit untuk dibayangkan. Saya kebetulan saat ini sampai Paper 115-119 mengenai The Supreme, dan kalau Anda baca, wah itu sulitnya bukan main meskipun sangat konsisten isinya. Para penerjemah adalah juga pembaca buku ini, meskipun sudah cukup lama mendalami isinya, tetapi masih mengalami banyak kesulitan, terutama karena banyaknya istilah baru yang harus diperkenalkan. Saya sudah membacanya 15 tahun dan perlu dua tahun pertama untuk pertama membaca satu buku tuntas. Kosakata bahasa Indonesia dan bahasa dunia yang lain sering tidak cukup utnuk menampung satu kata dengan makna tertentu. Kadang ada kata yang bisa menimbulkan salah arti atau salah paham.

Perbedaan ajaran-ajaran yang kontras antar berbagai agama dunia itu adalah bukti kekacauan dan penyesatan sengaja yang dilakukan oleh para oknum roh yang memang ingin melihat dunia ini kacau. Buku Urantia disampaikan dalam dunia ini untuk memberikan informasi yang sebenarnya mengenai berbagai hal tersebut, dan semua yang disampaikan dalam buku ini ilmiah populer, konsisten dan sistematis, tidak sepotong-sepotong atau banyak tafsiran. Dengan itulah bisa kita uji dan kita nilai apakah ajaran buku ini benar atau tidak. Yang paling aman adalah, ketika diterapkan apakah suatu ajaran itu menghasilkan kebaikan atau keburukan? Pohon itu dikenali dari buahnya.

Sudah saya sampaikan saya membaca sampai mengerti isinya keseluruhan buku ini perlu waktu 2 (dua) tahun. Saya adalah penulis buku2, modul2, dan saat ini bekerja di penerbit buku manajemen, dan saya juga memegang dua gelar S2 dalam manajemen dan teologi, jadi dengan rendah hati saya mohon agar tidak mudah menghakimi isi buku ini, apalagi Anda yang baru membaca seminggu atau mengutip dari internet, lalu berkomentar menuduh yang bukan-bukan hanya karena tidak cocok dengan yang selama ini diajarkan kepada Anda. Kuncinya adalah perlu keterbukaan dan teliti. Kita harus bersikap ilmiah. Saya tidak berani mengatakan Buku Urantia yang paling benar. Penulis-penulis Buku Urantia sendiri pun mengaku bahwa pemahamannya tentang topik yang mereka tulis itu sering terbatas. Padahal penulis Buku Urantia, kalau melihat isi tulisan dan nama mereka, adalah jelas bukan manusia. Tetapi mereka semua adalah makhluk. Kita adalah ciptaan di alam semesta yang maha luas. Kita semua adalah makhluk ciptaan yang terbatas, dan Tuhan itu jauh melampaui semua yang diketahui, sebab hanya Dia yang tanpa-batas.

Sementara ini Anda bisa membaca Buku Urantia versi aslinya di http://www.urantia.org/brief-description-urantia-book/read-urantia-book-online

Demikianlah, dan terimakasih.

Widi


Tuesday, June 21, 2011

Urantia Book Secara Singkat bagian 1

Urantia Book adalah sebuah buku pengetahuan mengenai Tuhan, alam semesta, bumi dan manusia. Uniknya, karena penulisnya mengaku sebagai bukan-manusia. Penulisnya adalah sebuah tim gabungan terdiri dari beberapa puluh pribadi roh dan malaikat. Tim ini dipimpin "seorang" Konselor Ilahi dari ibukota alam semesta super kita. Penasaran, bukan?



Tebal buku ini 2097 halaman dalam bahasa Inggris (tulisan aslinya memang dalam bahasa Inggris). Terdiri dari 196 paper atau makalah. Ada pribadi roh yang menulis satu, dua, atau lebih paper. Cakupannya adalah mengenai Tuhan, struktur alam semesta secara total, pribadi2 di alam semesta dan apa saja peran mereka, lalu mengenai alam semesta lokal, asal usulnya, pribadi-pribadinya, dan strukturnya, dan riwayat yang pernah terjadi, khususnya riwayat pemberontakan Iblis/Lucifer secara detil dengan bahasa modern, kemudian mengenai Bumi (Urantia) dengan semua sejarah asal usul tata surya, sejarah geologi, biologi, antropologi, agama, dll dll lengkap sampai hari ini. Ditutup dengan beberapa papers mengenai puncak dari agama yaitu Roh Percikan Illahi yang tinggal dalam diri manusia, dan takdir perjalanan alam semesta. Dua pertiga isi buku ini untuk membahas hal-hal di atas.  

Lalu sepertiga akhir buku ini, sekitar 770 halaman mengenai riwayat hidup Yesus atau Isa alMasih, ditulis oleh satu tim makhluk-tengah (midwayers). Di bahasa Indonesia sulit dicari padanan katanya, walaupun kita kenal memang ada. Ketika menyebut midwayers sebagai jin, banyak orang Kristen memprotes, jadi digunakan istilah makhluk-tengah (di tengah antara manusia dan malaikat) atau para penunggu bumi. Tulisan para makhluk-tengah ini adalah rekaman riwayat hidup Yesus ketika hidup di dunia. Sumber data utamanya adalah ingatan manusia yang menyaksikan, kemudian makhluk-tengah yang juga menyaksikan, dan terakhir sebagian kecil adalah dari alam roh. Jadi bisa dibayangkan lengkapnya. Bagian ini menyajikan kisah hidup praktis yang mudah ditiru dan dilakukan. Pemerintahan alam semesta merekam setiap peristiwa, bahkan setiap pikiran manusia yang bernilai kekekalan !

Bagaimana Ditulis?

Urantia Book disampaikan pada tahun 1934-1939 di Chicago, 533 Diversey Parkway, USA. Penerimanya adalah sebuah forum, sekelompok orang sekitar 30 orang terpelajar, dan disampaikan dengan bantuan seorang makhluk-tengah. Paper demi paper disampaikan sebagai jawaban atas pertanyaan Forum itu. Teks aslinya masih disimpan, dan setelah diedit dan diketik, diterbitkan tahun 1955. Jadi ini buku yang unik. 
Ceritanya dicantumkan sebagian berikut ini (bahasa Inggris dan dikecilkan agar menghemat tempat). :

Cerita pewahyuan Buku Urantia :
Dr. William S. Sadler (1875-1969), physician, surgeon, psychiatrist, professor, and author of forty-two books, was a man of unusual abilities. He was a popular lecturer on Chautauqua platforms and promoted modern medicine and mental health issues through talks, magazine articles, and books. As a result of this effective advocacy, he and his wife, Dr. Lena Sadler, were frequently asked by friends and acquaintances to host an informal group where medical and social issues could be discussed. Accordingly, the Sadlers started a Sunday afternoon tea in the mid 1920's, which became known as"The Forum," where such topics were examined and sometimes debated. In time the Forum came to be composed of professional people: doctors, lawyers, dentists, ministers, and teachers, along with individuals from all walks of life -- housewives, secretaries, farmers, and common laborers. 
One Sunday a Forum member asked Dr. Sadler what he thought about a psychic medium who was drawing large crowds in one of the local theaters. Dr. Sadler replied that he had investigated many such psychics and found they were either dishonest frauds or sincere but self-deceived people whose subconscious mind activity led them to believe they were getting knowledge from the spirit world."Then," he added,"there is one that I haven't figured out yet." They, of course, wanted to know about this person, later called"the contact personality," and Dr. Sadler shared some of the information gathered since 1911. 
For a number of years he and a small group of associates, called"the contact commission," had the opportunity of testing and verifying the content of unusual forms of distant communication. They were trained and familiarized with the technique of communication and information imparted by the alleged extra-planetary personalities, later known as"the revelators." Through such a sharing of information, the agenda of the Forum was virtually taken over by the revelators. 
Around this time, a personality who claimed to be a student visitor to the planet challenged the contact commission saying,"If you people realized what a high spiritual source you were associated with, you would stop making these puerile investigations to detect fraud and ask some significant questions about the nature of reality and the universe." Dr. Sadler took this message to the Forum and suggested that they take up the challenge by writing questions which could be taken to the revelators. They agreed to do so, and the many questions submitted were organized by Dr. Sadler. The first question presented was,"Is there a God; and, if so, what is he like?" In response they received five papers which the revelators requested be read to the Forum and kept in Dr. Sadler's office safe. 
Soon after the first Urantia Papers were presented, the revelators requested that they form a closed group. Each member of the Forum was asked to sign a pledge which read:"We acknowledge our pledge of secrecy, renewing our promise not to discuss the Urantia revelations or their subject matter with anyone save active Forum members, and to take no notes of such matter as it is read or discussed at the Forum meetings, or make copies or notes of what we have personally read." Membership tickets were issued and the charter membership numbered thirty. From time to time new members were received into the Forum after being interviewed by its officers and signing the pledge of secrecy. During the Forum's existence its membership rose to a total of 486. Members of the Forum were permitted to come to 533 Diversey Parkway and read the papers, but they were never taken from the building. 
The original papers were handwritten. Handwriting experts agreed that it was not the writing of the human individual whose superconscious mind was used in some way in the materialization of the papers. They were requested to have these original papers typed and carefully checked by the members of the contact commission. Whenever the original papers were typed and checked, the originals in the locked safe disappeared. 
Occasionally, after papers were read and placed in the office safe, they disappeared. When the contact commission inquired about this disappearance, very little explanation was given beyond the fact that it was their decision to withdraw the paper. Other papers were altered after being read to the Forum. For instance, one of the papers stated that the apostle Nathaniel had"a good sense of humor for a Jew." The members of the Forum chuckled at this comment. The next time they obtained this paper from the safe, they discovered the phrase"for a Jew" was deleted. The assumption was that they were required to read these papers to the Forum so that these higher beings could observe human reaction to the material presented. In this manner the papers composing The Urantia Book were received in the mid 1930's. 
In 1939 members of the Forum were asked for volunteers who would be willing to meet on Wednesday evenings to seriously and systematically study the Urantia Papers. Seventy persons expressed their desire to join this class, and they became known as"The Seventy." The seventy were trained through papers and by directives from the revelators and by Forum leaders up to the time of the publication of The Urantia Book. Special emphasis was placed on the evolutionary nature of the acceptance of new truth and the danger of using mass media and revolutionary methods in presenting the message of the Urantia Papers to our contemporary culture. 
When permission to publish the Urantia Papers was given, the revelators stated that they regarded The Urantia Book as a feature of the progressive evolution of human society. The book belongs, they said, to the era immediately following the ideological struggle in which they saw our planet involved. Early publication was granted so that leaders and teachers might be trained and translations of the book could be published in other languages. Various instructions were given for the publication of the book including the procurement of an international copyright. 
In preparation for the publication of The Urantia Book, the Urantia Foundation was established by a Declaration of Trust under the laws of the State of Illinois on January 11, 1950. The Foundation is managed by a five member Board of Trustees who are appointed for life terms. The trustees' duties and responsibilities are defined in the Declaration of Trust. Among the most important of these are the publication of The Urantia Book and preserving its text inviolate in perpetuity. 
When the Foundation made an appeal to the Forum members for funds to cover the first printing of 10,000 copies, the response was immediate. The cost of the first edition was around $75,000. The book is printed at the Crawfordsville, Indiana plant of R. R. Donnelly and Sons Company, and was published by the Urantia Foundation on October 12, 1955. (from Urantia Book  Fellowship, Website The Urantia Book Fellowship).

Jadi Buku Urantia bukan ditulis oleh manusia, walaupun diketik dan diterbitkan manusia. Teks aslinya adalah tulisan tangan, masih utuh tersimpan di kantor pusat Urantia Foundation di Diversey Parkway 533, Chicago, kunjungi site utamanya di http://www.urantia.org.  

Apa Isi Urantia Book ?

Urantia Book berisi 196 paper, 2097 halaman :

31 paper mengenai Tuhan dan alam semesta besar,
24 paper mengenai alam semesta lokal,
62 paper mengenai riwayat Bumi dan riwayat semua agama serta filsafat utama Bumi,
76 paper mengenai riwayat hidup Isa atau Yesus di dunia, 2000 tahun yang lalu.
Buku ini diawali oleh Tuhan dan diakhiri oleh riwayat hidup Yesus. Susunannya dimulai dari yang paling jauh ke hal yang paling dekat, dari yang paling sulit dipahami sampai yang terapan.
Buku ini berisi antara lain :
Riwayat,
Uraian tentang suatu topik, misalnya Surga,
Filsafat,


Buku ini ditulis dengan gaya ilmiah populer, sehingga mudah dimengerti. Tidak ada yang bermakna ganda atau yang kabur. Tidak ada yang dengan gaya puisi. Tidak ada juga dengan kiasan. Penulisannya apa adanya. Tetapi ada beberapa topik-topik tertentu, penulisnya mengatakan bahwa itu sengaja tidak diwahyukan. Mereka mengatakan itu memang disengaja agar manusia menganalisis sendiri. Over-revelation itu tidak baik, katanya. 

Beberapa paper pertama Buku ini membahas tentang Allah yang Esa, yang satu, tetapi berpribadi Tiga sebagai wujud fundamen dasar alam semesta. Apa fungsi dan wilayah masing-masing, apa sifat-dasar dan nama Tuhan, sifat-atribut Tuhan? Penjelasannya tentang Tuhan konsisten!

Ingat, buku ini bukan buku Kristen tetapi buku untuk semua orang!

Bagi yang suka menganalisis, akan menarik jika Anda mau melakukan cross-check terhadap buku 2000 halaman ini. Kumpulkan data dari semua bagian dan bandingkan apakah ada yang tidak konsisten.

Bagi yang suka sejarah, buku ini akan sangat menyenangkan. Bayangkan, Anda bisa membaca kisah hidup Yesus dari saksi-saksi mata, demikian pula riwayat penciptaan Bumi dan evolusi panjang masa purba, binatang, sampai mulainya manusia pertama, mulainya peradaban, asal mula semua agama dunia, riwayat dan analisis plus-minus mengenai agama itu, asal mula pemerintahan, hukum, moralitas, ekonomi, ..... pokoknya lengkap. Yang menarik lagi adalah riwayat dari saksi mata (malaikat) tentang kejatuhan Lucifer, Satan dan Iblis (Penguasa Bumi); apa motif mereka, apa akibatnya, status mereka, dan hukuman apa yang menantikan mereka.
Ada yang ingin tahu malaikat dan dunia roh ? Boleh. Ada banyak paper membahas klasifikasi para pribadi roh, asal mereka, apa saja pekerjaan dan fungsi mereka, dimana mereka ada, apa hubungannya dengan kita. Alam semesta ciptaan Allah jauh lebih rumit dan lengkap dari urusan perusahaan kita, pemerintahan, PBB dan seluruh dunia ini.
Ada yang ingin tahu kematian ? Ada beberapa paper membahas tentang apa itu kematian, kemana perginya kita, apa yang kita alami dan karir kita setelah pergi dari dunia, kemana takdir kita. Bagaimana syarat agar selamat?
Masih sangat banyak yang belum dituliskan, termasuk siapa itu Yesus sesungguhnya, siapa itu Rohulqudus (Roh Kudus), siapa itu Yang Mahatinggi, bagaimana takdir planet dan alam semesta, bagaimana struktur Firdaus (Sorga) dan alam semesta, bagaimana pembentukan materi dari energi, ilmu fisika nuklir dan astronomi-kosmologi yang paling lengkap, ruang dan waktu, dan masih banyak lagi.
Link berikut ini adalah untuk daftar paper dan isinya lengkap.
http://urantiabook.org/newbook/

Terjemahan Indonesia ?
Ya, buku ini sedang diterjemahkan. Anda mau membantu ?

Nugroho Widi